MU Disarankan Pecat Solskjaer dan Rekrut Allegri

Ada sebuah daran yang di lontarkan oleh Gabriele Marcotti untuk Manchester United. Marcotti mengungkapkan bahwa Manchester United harus bisa mempertimbangkan Massimiliano Allegri untuk menjadi juru takti Manchester United di musim depan nantinya.

Seperti yang kita ketahui bahwa Kursi kepelatihan tersebut sempat kosong dalam beberapa bulan kemudian belum Ole Gunnar Solskjaer di tunjukan permanen oleh pihak club yang di karenakan tampil apik awal awal sebagai pelatih interim .

Namun ketika sudah menjadi pelatih pemanen United malah perfoma United menjadi kacau balau dan alhasil selalu mendapatkan hasil imbang maupun kekalahan, sehingga Skuatnya harus puas berlaga di Liga Eropa pada musim 2019/2020.

Kini Gabriele Marcotti melihat situasi seperti ini malah ia membuka saran kepada Manchester United untuk mempertimbangkan Massimiliano Allegri sebagai juru takti MU. ” saya cukup percaya bahwa Allegri bisa membawa Mu berjaya.” buka Marcotti .

Marcotti juga yakin jika seandainya Ole Gunnar Solskjaer yang memegang kendali United di musim depan, ia percaya bahwa Mu akan puasa gelar lagi bahkan mereka bisa saja memecat Solskjaer di dalam pertengahan musim nantinya.

Jadi untuk mencegah hal itu terjadi lebih baik Manchester United membuka peluang untuk menunjukan Allegri sebagai juru takti MU, dan mugnkin bisa saja ia akan menjadi hal yang bisa di andalkan dalam pengalamannya sebagai pelatih.

Bursa Transfer, Manchester United Janjikan Dukungan Dana Segar untuk Solskjaer

Bos Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer akan merombak skuatnya agar di musim depan bisa Bersaing Gelar EPL atau pun merebut 4 besar Klasemen. ini langsung di setujui oleh manajemen MU, Ed Woodward yang akan memberikan Dana yang sangat melimpah.

Di musim 2018/2019 ini Manchester United mendapatkan hasil yang sangat buruk sehingga mereka kini menempati ke posisi ke 6 klasemen Premier League. jadi di musim depan Solskjaer berharap ini tidak akan terulang kembali lagi sehingga di musim berikut bisa mengikuti Liga Champions.

Menurut kabar, Solskjaer sangat marah dengan skuatnya tersebut ketika Tim nya tersebut di bantai oleh Cardiff City di Old Trafford pada pertandingan terakhir. Solskjaer juga mengancam akan mendepak pemain yang main nya kurang baik atau pun bermain dengan setengah hati.

Dengan bantuan Finansial yang besar untuk Solskjae, Kini Manchester United harus membenahi tim nya dari lini serang sampai ke lini pertahanan mereka yang sebelum nya juga menjadi keluhan dari Jose Mourinho.

Sejumlah pemain seperti bek Napoli, Kalidou Koulibaly agar membuat pertahanan yang kokoh disebut sebut bisa bersaingan dengan City dan Liverpool. jadi untuk mewujudkan ambisinya Woodward akan memberikan dana yang cukup melimpah untuk seorang Solskjaer .

Woodward juga sangat serius untuk membantu Klub nya tersebut untuk kembali berjaya, dan ingin membuat United kembali di takuti oleh kompetisi domestik maupun di Eropa. jadi untuk itu ia akan membantu Solskjaer untuk melakukan ambisinya tersebut di musim depan.

Manchester United Ingin Paul Pogba Menjadi Seorang Kapten Permanen

Walaupun sudah hampir 3 bulan telah menghilang dari Skuat Setan Merah, Pemain Antonio Valencia tetap menjadi seorang kapten utama. tetapi Bek yang berasal dari Ekuador ini akan meninggalkan Old Traford pada musim panas tahun 2019 dengan posisi status bebas transfer dikarenakan kontraknya telah habis.

Oleh karena itu, Setan merah masih perlu seorang kapten. yang dikutip dari The mirror, pada hari minggu, Sang manajer Ole Gunnar Solksjaer ingin Paul Pogba yang memegang jabatan itu dimulai dari musim depan.

Tetapi Manajemen Manchester United masih saja menghadapi tugas yang berat untuk meyakinkan Paul Pogba agar tetap bertahan di Inggris. Karena pemenang Piala dunia tahun 2018 bersama Timnas Prancis ini telah diisukan dengan 2 klub raksasa Spanyol.

Paul Pogba telah masuk kedalam daftar pemain yang telah diinginkan oleh real Madrid dan Barcelona pada bursa Transfer di musim panas nanti. Saat ini, Gelandang yang telah berumur 26 tahun ini masih saja terikat kontrak sampai musim panas tahun 2021, dengan sebuah opsi penambahan selama 1 tahun.

Pada saat ini Antonio Valencia sedang absen, Paul Pogba telah mendapatkan sebuah kepercayaan untuk menjadi seorang kapten setan merah saat dibawah asuhan Jose mourinho. Tetapi manajer yang berasal dari Portugal ini kemudaian tidak lagi dapat mempercayai Paul Pogba untuk menjadi seorang kapten sejak bulan september tahun 2018.

Kabarnya, keputusan ini diambil oleh Jose sesudah Pogba mengkritik taktiknya pada saat Setan merah diimbangi oleh klub wolverhampton wanderers dengan skor 1-1. Tetapi Jose Telah menegaskan bahwa keputusan yang diambil karena mempunyai otoritas di Klub.

 

 

 

Fans United Meminta Paul Pogba Dijual

Inggris – Fans Manchester United meminta pihak klub agar melepas Paul Pogba ke Real Madrid. Hal ini menjadi ramai ketika pernyataan Pogba tentang Los Blancos.

Pogba mengungkapkan tertarik untuk bermain di Santiago Bernabue, layaknya seperti Eden Hazard. Pogba juga mengatakan Los Blancos adalah klub impian pemain sepak bola.

“Real Madrid merupakan klub terbesar di dunia setelah Juventus. Saya juga sering berulang kali mengatakan ingin bermain dengan Real Madrid dan klub tersebut adalah tim impian saya sejak kecil”

Mendengar pernyataan tersebut membuat semua fans United menjadi semakin marah karena dianggap tidak memiliki pendirian dan pantas untuk dilepaskan.

Pogba juga pernah mengancam bahwa akan segera meninggalkan Manchester United ketika masih dalam asuhan Jose Mourinho. Hal ini terjadi karena retaknya hubungan pelath dengan pemain yang kurang harmonis sehingga Pogba mengeluarkan pernyataan tersebut.

Penampilan Pogba sempat diragukan oleh fans United, pasalnya ia bermain tidak sepenuh hati untuk Manchester United.

Namun, hal kecurigaan fans sirna setelah Ole Gunnar Solsjkaer berhasil menangani Manchester United dan Pogba kembali bersinar dan menunjukkan performa sebenarnya.

Keinginan Pogba untuk bermain di Real Madrid semakin memicu dirinya setelah Zinedine Zidane kembali ke Santiago Bernabue untuk melakukan perombakan pemain Los Blancos.

Zidane sendiri juga memasukan Paul Pogba di daftar belanja pemain Real Madrid pada musim mendatang.

Wes Brown Menilai MU Butuh Gelandang Baru

Eks pemain bertahan Manchester United (MU), Wes Brown menilai jika Setan Merah lebih membutuhkan gelandang baru dari pada harus mempertebal lini pertahan mereka.

Menurut penilaian Wes Brown bahwa Manchester United sudah memiliki lini belakang dan jantung pertahanan yang dianggap cukup bagus.

Baru-baru ini MU dikabarkan sedang mengincar Toby Alderweireld di bursa transfer musim panas 2019, sang pemain tersebut dapat direkrut Tottenham Hotspurs sekitar 25 juta pounds.

Tapi, Brown memiliki penilaian berbeda, Ia mengatakan sesungguhnya Manchester United tidak memiliki pemain gelandang yang mampu bermain dalam kotak maupun luar kotak itu sangat diperlukan MU.

“Saya cukup senang jika Alderweireld bermain dengan United, namun posisi tersebut bukanlah prioritas utama bagi MU,” ucap Brown.

“Mereka sendiri sudah memiliki lima pemain bertahan dan menurut Saya itu sudah lebih dari cukup bagi mereka, ditambah bek tengah mereka tergolong sudah cukup bagus,” kata Brown yang dikutip dari skyysports.

Sebelumnya The Red Devils sudah memiliki rencana untuk memperbaiki sektor tengah mereka dengan merekrut pemain Lyon, Tanguy Ndombele.

Sayangnya, klub Setan Merah ini harus bersaingan dengan tim Nyonya Tua (Juventus) yang juga ingin mendapatkan sang pemain, pasalnya sang gelandang sangat memiliki potensi yang besar.

Pemain asal Prancis ini memiliki karakter yang sama seperti N’Golo Kante (Chelsea) dan Paul Pogba (Manchester United).

Real Madrid Kembali Incar David De Gea

Tim Los Blancos tengah dikabarkan sedang mempertimbangkan untuk merekrut penjaga gawang milik Manchester United, David De Gea pada musim panas nanti. Hal tersebut terjadi dikarenakan performa Thibaut Courtois sudah tidak menjanjikan.

Kembalinya sang pelatih asal Prancis, Zinedine Zidane untuk melakukan renovasi tim agar El Real dapat kembali bangkit menjadi klub yang ditakuti lawan.

Ia sudah memberikan perubahan seperti laga pertandingan melawan Celta Vigo, Zidane menurunkan Keylor Navas, Marcelo, Isco, Marcos Alonso dan Gareth Bale pada skuat utama.

Hasil perubahan tersebut memberikan kemenangan dengan skor 2-0 yang dicetak oleh Isco dan Gareth Bale. Kejutan yang paling mengejutkan ketika Zidane menurunkan Navas untuk mengantikan Courtois.

Hal tersebut membuat karier Courtois dengan Real Madrid diragukan. Pihak Los Blancos ingin mengincar kembali David De Gea.

Kiper Setan Merah itu sangat berpeluang karena masih belum adanya perpanjangan kontrak dari klub. De Gea sendiri masih terikat kontrak sampai Juni 2020.

De Gea ingin kenaikan gaji yang sesuai di Manchester United, Ia juga mengatakan akan bertahan jika dibayar sekitar 500.000 pounds yang seimbang dengan Alexis Sanchez.

Ia juga merasa sudah melakukan yang terbaik untuk memperkuat Manchester United dan ia juga sering terpilih sebagai kiper terbaik pada beberapa musim.

Tapi, Setan Merah masih belum merespon apa yang telah diminta De Gea kepada United. MU harus siap kehilangan kiper asal Spanyol jika tidak memenuhi apa yang diinginkan De Gea.

 

Dybala masuk daftar incaran MU

Tim raksasa Liga Premier, Manchester United sudah mulai berencana untuk mengincar penyerang baru. Manchester United diinformasikan ingin mendapatkan striker Juventus, yakni Paulo Dybala pada musim panas yang akan datang.

Pada satu tahun ini, masa depan Paulo Dybala yang masih dipenuhi pertanyaan. Dikarenakan menit bermainnya yang semakin berkurang ketika datangnya Cristiano Ronaldo ke Juventus.

Paulo Dybala sendiri yang meresa mulai tidak nyaman dengan situasi tersebut. Dengan begitu dia telah meminta kepada agennya agar bisa mendapatkan tim baru untuk dia pada musim panas mendatang.

Seperti yang dilansir dari media Inggris, Setan Merah sudah mengetahui kondisi Paulo Dybala saat ini. Alhasil yang membuat mereka ingin merekrut pemain penyerang tersebut pada bursa transfer musim panas mendatang.

Dari laporan itu juga, Manchester United ingin mendapatkan Paulo Dybala dikarenakan mereka yang bisa akan kehilangan pemain andalan mereka Romelu Lukaku.

Penyerang tim nasional Belgia tersebut diinformasikan sedang dekat dengan pihak Inter Milan. Penyerang tersebut diopsikan akan mengantikan posisi Mauro Icardi yang akan keluar dari sana.

Alhasil, pihak manajemen Manchester United memerlukan striker baru yang dapat menggantikan posisi Romelu Lukaku dan nama Paulo Dybala merupakan salah satu striker yang diyakini cocok untuk mengantikan posisinya.

Dari laporan itu, Paulo Dybala merupakan penyerang yang direkomendasikan oleh Paul Pogba.

Paul Pogba sendiri adalah mantan rekan satu tim Paulo Dybala pada saat dia berada di Juventus. Kedua pemain tersebut melakukan kerja sama yang baik bersama Juventus.

Manchester United Telak Kalahkan Fulham 3-0

Seakan bintang terang, kejayaan Manchester United kembali mengkelap-kelip di dunia sepak bola. Manchester United baru saja bertandang ke markas besar Fulham di Stadion Craven Cottage. Pertandingan Fulham Vs MU tersebut adalah dalam ajang Liga Inggris 2018/2019. Inilah ringkasan singkat dari pertandingan Fulham Vs MU tersebut.

Pada menit 14 pada babak pertama saja, MU yang bermain sebagai tim tamu sudah berhasil meraih 1 skor pertama mereka. Skor tersebut dicetak oleh gelandang bintang MU yakni Paul Pogba. Fulham yang kemudian ingin membalas skor malah kembali kebobolan selang 9 menit kemudian. Gol tersebut dicetak oleh Anthony Martial pada menit ke 23 babak pertama.

Setelah terjadi 2 gol sampai pada pertengahan babak pertama, Fulham tampak mengubah strategi untuk lebih berhati-hati. Hal tersebut tampak dari kesebelasan Fulham yang dengan pelan-pelan mencari celah pada pertahanan dari pasukan setan Merah tersebut. Mendapat kesempatan beberapa kali, Fulham tetap tidak berhasil mencuri angka dari gawang Manchester United.

Pada babak kedua, permainan tampak semakin memanas karena banyak terjadi foul dari kesebelasan tuan rumah, Fulham. Pada menit ke 65, terjadi kesalahan fatal dari Fulham di daerah kotak penalti mereka yang menyebabkan kesempatan penalti bagi Manchester United. Kesempatan tersebut diberikan pada Paul Pogba dan berhasil di eksekusi dengan baik. Saat diwawancarai tentang perasaannya setelah mencetak 2 gol pada pertandingan tersebut, Pogba menyatakan bahwa tidaklah penting seberapa banyak gol yang ia cetak, yang diprioritaskan adalah kemenangan bagi tim.

Solskjaer Naik Status Di Manchester United?

Solskjaer adalah salah satu pemain senior dari Manchester United yang baru-baru ini diangkat menjadi pelatih Manchester United. Setelah dirinya dipercaya untuk menangani aset pemain dari Manchester United, Solskjaer tergolong sukses karena sudah 9 pertandingan tak terkalahkan selama masa pertamanya. Yang sebelumnya manchester United seperti terombang ambing saat berada dalam asuhan Jose Mourinho.

Karena melihat bahwa Solskjaer adalah dalang di balik kesuksesan dari Manchester United akhir-akhir ini, timbul banyak pertanyaan dari media. Dari kunci sukses gaya pelatihan sampai dengan statusnya di Manchester United. Diketahui bahwa Solskjaer saat ini masih sebagai pelatih kontrakan, belum permanen pada posisinya saat ini. Nah lantas ini menjadi pertanyaan yang sedang ramai diperbincangkan oleh media dan fans dari Manchester United.

Banyak diantara fans mereka yang sangat mendukung agar solskjaer dijadikan sebagai manajer permanen di Manchester United seperti Arsene Wenger bagi Arsenal dulunya. Namun di pihak kebalikannya, mereka masih berpendapat bahwa terlalu cepat bagi solskjaer untuk dinaikkan statusnya di kubu Manchester United.

Salah satunya adalah Neville yang merupakan pemain legenda dari Manchester United. Neville adalah teman satu tim dengan Solskjaer dulunya, dirinya berpendapat bahwa masih terlalu dini bagi manchester United untuk hal tersebut. Dirinya mengakui adanya perubahan dari segi performa pemain sejak Solskjaer menggantikan Jose. Hal tersebut dapat terlihat dari skor sampai dengan statistik pertandingan Manchester United akhir-akhir ini. Asal tahu saja, dalam 10 pertandingan MU terakhir bersama solskjaer, klub setan merah ini masih belum terkalahkan.

Pogba Tak Akan Kemana-mana

Saat dirinya memiliki kabar bahwa tidak akur dengan pelatih lamanya Jose Mourinho, Paul Pogba beredar sangat banyak rumor kepindahan dirinya ke klub besar lainnya. Di saat itu dirinya masih baru saja membawa pulang piala paling bergengsi dalam dunia sepakbola ke tanah airnya, Perancis.

Dengan skill yang sangat bagus sekaligus rumor jelek tentang dirinya dengan klub membuat dirinya dibidik. Sangat banyak klub besar lain dari berbagai liga membidik dirinya. Saat ini kembali dikabarkan bahwa Barcelona, Manchester City dan Juventus sedang mempertimbangkan untuk menerbangkan dirinya dari Manchester United.

Namun hal tersebut tampaknya akan berat untuk terjadi karena manajemen dari Manchester United telah membuat klubnya nyaman bagi Pogba. Sebelumnya tidak akur dengan pelatihnya Jose Mourinho membuat performa tim menjadi buruk. Pogba dikenal sebagai salah satu pemain yang dapat menularkan semangatnya kepada sesama tim.

Hal tersebut terlihat jelas dari videonya di kamar ganti saat dirinya bermain tim nasional Perancis di ajang piala dunia. Teman satu timnya tampak begitu bahagia dan bersemangat berkat kata-kata penyemangat dari Pogba ini. Karena dirinya juga tidak bersemangat saat berada pada kepelatihan Jose, maka tidak ada lagi penyemangat tim saat itu di Manchester United.

Karena diincar oleh banyaknya klub sepakbola lain, membuat Manajemen Manchester United sempat dilema. Apakah harus melepas Paul Pogba atau Jose Mourinho di saat-saat MU sedang dalam masa yang gelap. Namun mereka memilih mendepak salah satu pionir sepakbola terbaik Jose Mourinho agar Pogba akan nyaman untuk tetap tinggal di MU.

Hal tersebut ternyata berjalan dengan mulus, Pogba yang dulunya semakin lama semakin jarang diturunkan ke lapangan. Kini di bawah asuhan dari Ole Gunner, dirinya kembali selalu tampil sebagai bintang di lapangan untuk Manchester United. Dengan masa depan yang kembali cerah di Manchester United sepertinya mustahil bagi Pogba untuk berlabuh ke klub besar manapun lagi.