Manchester United Telak Kalahkan Fulham 3-0

Seakan bintang terang, kejayaan Manchester United kembali mengkelap-kelip di dunia sepak bola. Manchester United baru saja bertandang ke markas besar Fulham di Stadion Craven Cottage. Pertandingan Fulham Vs MU tersebut adalah dalam ajang Liga Inggris 2018/2019. Inilah ringkasan singkat dari pertandingan Fulham Vs MU tersebut.

Pada menit 14 pada babak pertama saja, MU yang bermain sebagai tim tamu sudah berhasil meraih 1 skor pertama mereka. Skor tersebut dicetak oleh gelandang bintang MU yakni Paul Pogba. Fulham yang kemudian ingin membalas skor malah kembali kebobolan selang 9 menit kemudian. Gol tersebut dicetak oleh Anthony Martial pada menit ke 23 babak pertama.

Setelah terjadi 2 gol sampai pada pertengahan babak pertama, Fulham tampak mengubah strategi untuk lebih berhati-hati. Hal tersebut tampak dari kesebelasan Fulham yang dengan pelan-pelan mencari celah pada pertahanan dari pasukan setan Merah tersebut. Mendapat kesempatan beberapa kali, Fulham tetap tidak berhasil mencuri angka dari gawang Manchester United.

Pada babak kedua, permainan tampak semakin memanas karena banyak terjadi foul dari kesebelasan tuan rumah, Fulham. Pada menit ke 65, terjadi kesalahan fatal dari Fulham di daerah kotak penalti mereka yang menyebabkan kesempatan penalti bagi Manchester United. Kesempatan tersebut diberikan pada Paul Pogba dan berhasil di eksekusi dengan baik. Saat diwawancarai tentang perasaannya setelah mencetak 2 gol pada pertandingan tersebut, Pogba menyatakan bahwa tidaklah penting seberapa banyak gol yang ia cetak, yang diprioritaskan adalah kemenangan bagi tim.

Jasad Emiliano Sala Akhirnya Berhasil Ditemukan

Sejak 21 Januari silam, kecelakaan penerbangan berujung menewaskan Emiliano Sala. Penerbangan tersebut adalah perjalanan Emiliano Sala dari Nantes menuju Cardiff City. Namun di tengah perjalanan, pesawat pribadi yang ditumpangi oleh Emiliano Sala mengalami kecelakaan di Selat Inggris. Terhitung sejak tanggal 22 Januari, pencarian Emiliano Sala dengan pilot yang menerbangkan pesawat pribadi tersebut telah dicari-cari keberadaannya.

Pada awal Februari waktu lalu, serpihan bangkai pesawat pribadi tersebut telah ditemukan di Selat Inggris. Namun jasad dari kedua manusia di dalamnya masih berada dalam tanda tanya besar. Kemarin, 8 Februari 2019 akhirnya jasad dari Emiliano Sala ditemukan dan akan di evakuasi. Kabar tersebut menjadi kabar mengharukan di dunia sepakbola.

Cuitan dari berbagai akun resmi dari dunia sepakbola membanjiri sosial media mengenai kabar terbaru dari Emiliano Sala tersebut. Dari Mesut Ozil hingga akun resmi Barcelona mengucapkan duka terkait pemain berusia 29 tahun tersebut. Tak hanya sampai disana, bahkan Vincent Tan pemilik dari Cardiff City menawarkan untuk membayar dan mengurus pengiriman jasad Emiliano Sala kembali ke Argentina.

Emiliano Sala sebelumnya adalah pemain Nantes yang berencana untuk memenuhi transfer dari Cardiff City. Tidak sempat bermain untuk Cardiff City, pemain muda ini ditakdirkan untuk meninggalkan dunia sepakbola untuk selamanya. Pencarian jasad dari Emiliano Sala tersebut menghabiskan waktu 2 minggu dan tentunya dengan biaya yang sudah membengkak.

Kylian Mbappe, Penyerang Muda dan Berbahaya

Kylian Mbappe adalah salah satu putra terbaik Perancis dalam dunia sepak bola. Kylian Mbappe ini masih berusia sangat muda yakni hanya 23 tahun saja, namun kemampuannya sudah diakui oleh dunia. Mbappe bermain sebagai posisi penyerang di timnas Perancis dan Paris Saint-Germain. Tidak tanggung-tanggung, Mbappe ini di tahun 2018 silam berada dalam skuat utama timnas Perancis yang membawa pulang Piala paling bergengsi ke kampung halaman mereka.

Kylian Mbappe ini sangat terkenal dalam intuisi dalam mengambil posisi kosong di daerah pertahanan lawan. Silap mata sedikit saja, maka Mbappe ini sudah akan menghilang dari pandangan. Selain memiliki gerakan yang cepat, Mbappe ini juga sangat lincah dalam menggocek para lawannya. Untuk menyalip 2 orang dalam baris pertahanan lawan sepertinya sudah pemandangan yang sangat biasa untuk Mbappe ini.

Meski di usianya yang muda Mbappe ini sudah memakan sangat banyak garam dari dunia sepakbola. Selain bertanding di piala dunia, Mbappe juga bertanding di Liga utama Perancis bersama Paris Saint-Germain. Tidak heran sang bintang kecil nan bersinar ini sering dibidik oleh klub-klub sepakbola bonafit lainnya.

Paris Saint Germain sendiri baru berhasil mendatangkan Mbappe ke klub mereka dari Monaco dengan transfer seharga 180 Juta Euro. Pada saat itu, dirinya adalah pemain kedua termahal setelah neymar yang didatangkan juga oleh PSG dengan harga transfer senilai 222 Juta Euro dari Barcelona. Dari harganya saja tentu sudah dapat terlihat jelas bahwa Kylian Mbappe ini adalah salah satu pemain

Musim Cedera, Inilah 3 Pemain Top Yang Cedera Akhir-Akhir ini

Sepakbola adalah salah satu cabang olahraga yang sering mengakibatkan cedera. Hal tersebut juga terkadang tidak dapat dihindari oleh para pemain profesional sekalipun. Akhir-akhir ini dalam dunia sepakbola internasional sedang dilanda oleh banyak berita cedera dari para pemain. Berikut inilah 3 pemain Top dunia yang sedang dilanda cedera yang menyebabkan mereka harus absen beberapa saat.

1. Neymar
Neymar adalah salatu satu putra terbaik Brazil dalam bidang sepak bola. Dirinya ini juga terkenal sangat memainkan drama cedera saat bermain. Namun akhir-akhir ini dirinya benar-benar mengalami cedera yang cukup berarti hinga dirinya harus absen untuk bermain bagi PSG. Neymar mengalami cedera saat PSG bertanding melawan Strasbourg. dirinya ini dicederai oleh Anthony Goncalves yang membuat dirinya harus dibawa pergi ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif.

2. Ousmane Dembele
Ousmane Dembele terkenal dengan sebutan si cepat dari Barcelona. Namun kecepatannya ini tidak membuat dirinya dapat lolos dari segala bahaya cedera. Ousmane Dembele dikabarkan akan absen 2 minggu sebagai penyerang Barcelona karena cedera engkel saat bertanding melawan Leganes. Barcelona diperkirakan akan bertanding 4 kali tanpa si cepat Ousmane termasuk saat melawan Sevilla nantinya.

3. Harry Kane
Harry Kane adalah kapten dari timnas Inggris dan Tottenham Hotspurs. Dipercaya sebagai seorang kapten tim tentunya dirinya tidak perlu diragukan lagi dalam hal intuisi. Namun kesilapan intuisi sedikit saja dapat menyebabkan cedera dalam sepakbola. Harry Kane mengalami cedera cukup parah yang membuatnya harus absen dari timnas dan Hotspurs samapai bulan Maret 2019 ini.

Dulunya Messi, Sekarang Jose Mourinho Terjerat Kasus Pajak Di Spanyol

Pajak adalah salah satu kewajiban bagi setiap warga negara untuk berkontribusi kepada negaranya. Meski hal ini bersifat self-assessment, namun jika yang anda laporkan tidak cocok maka anda dapat dinyatakan bersalah. Tidak peduli apakah anda itu memiliki wawasan tentang perpajakan atau tidak?. Hal tersebut tidak hanya berlaku di Indonesia saja, Di Spanyol kabarnya lebih parah lagi.

Banyak bintang-bintang yang tersandung kasus di negara satu ini, tidak terelakkan juga untuk bintang sepakbola. Salah satu diantaranya adalah Lionel Messi. Bintang barcelona iniĀ  di tahun 2017 tersandung kasus penggelapan pajaknya. Dirinya dan ayahnya ditetapkan sebagai tersangka penggelapan pajak senilai 4.1 Juta Euro di tahun 2007 sampai tahun 2009. Ayahnya dihukum 15 bulan penjara yang kemudian ditebus dengan 180.000 Euro. Dan Messi yang seharusnya dijatuhi hukuman sepanjang 21bulan ditebus dengan pembayaran lunas pajak dengan dendanya. Dan masa tahanannya ditebus dengan denda sebanyak 400Euro per hari.

baru saja selang 2 tahun dari kejadian tersebut, kini hal tersebut kembali terjadi pada bintang sepakbola dari Liga Spanyol, Jose Mourinho. Eks pelatih Real Madrid ini tersandung kasus yang kurang lebih sama dengan Lionel Messi akhir-akhir ini. Dikutip dari detik, Jose Mourinho Dijatuhi hukuman sepanjang 1 tahun penjara dan denda sekitar 2 juta Euro. Dirinya ini dinyatakan bersalah karena telah menggelapkan pajak senilai 3.3 Juta Euro. Namun Jose Mourinho tidak akan menghabiskan waktunya menjadi tahanan karena memilih untuk menebusnya dengan denda tambahan senilai 250 Euro per hari selama 2 tahun mendatang.

Pencarian Emiliano Sala Masih Terus Dilanjutkan

Beberapa hari ini dunia sepakbola sedang digemparkan oleh petaka dari salah satu pemain terbaik cardiff city, Emiliano Sala. Emiliano adalah pemain sepakbola profesional asal Argentina yang hendak bermain sebagai penyerang untuk Cardiff City. Emiliano Sala sebelumnya bermain untuk klub sepak bola Nantes dari Perancis.

Tidak tanggung-tanggung Emiliano Sala ini dibeli dengan harga 15 Juta Euro oleh Cardiff untuk mendatangkannya. Namun naas-nya adalah belum sempat bermain untuk Cardiff City, Emiliano Sala ini dikabarkan hilang. Dirinya yang menumpangi pesawat pribadi menuju Perancis untuk mengucapkan salam perpisahannya dengan rekan lamanya di Nantes berujung maut.

Hal tersebut telah dikonfirmasi oleh pihak keluarga dari Emiliano dan Sang Pilot yang membawa dirinya. Akibatnya proses transfer dari Emiliano tersebut terhenti di tengah jalan. Cardiff City yang telah membayar 6 Juta Euro kepada Nantes, kemudian menolak untuk membayar sisa biaya transfer untuk Nantes. Cardiff juga mengklaim bahwa mereka tidak terlibat sama sekali dalam penyewaan pesawat pribadi yang ditumpangi oleh Emiliano Sala ini.

Sampai saat ini, proses pencarian pesawat yag ditumpangi Emiliano masih terus dalam pencarian. Menurut kabar dari berbagai media, sampai saat ini telah ditemukan di selat Inggris namun belum ada eksekusi dalam upaya pengangkatan bangkai pesawat tersebut. Pihak keluarga Emiliano dan Pilot juga menggalang dana untuk melanjutkan aksi pencarian mereka. Sampai saat ini sudah ada ribuan orang yang didalamnya termasuk messi dan sergio aguero ikut menyumbangkan untuk pencarian lanjutan tersebut.

Solskjaer Naik Status Di Manchester United?

Solskjaer adalah salah satu pemain senior dari Manchester United yang baru-baru ini diangkat menjadi pelatih Manchester United. Setelah dirinya dipercaya untuk menangani aset pemain dari Manchester United, Solskjaer tergolong sukses karena sudah 9 pertandingan tak terkalahkan selama masa pertamanya. Yang sebelumnya manchester United seperti terombang ambing saat berada dalam asuhan Jose Mourinho.

Karena melihat bahwa Solskjaer adalah dalang di balik kesuksesan dari Manchester United akhir-akhir ini, timbul banyak pertanyaan dari media. Dari kunci sukses gaya pelatihan sampai dengan statusnya di Manchester United. Diketahui bahwa Solskjaer saat ini masih sebagai pelatih kontrakan, belum permanen pada posisinya saat ini. Nah lantas ini menjadi pertanyaan yang sedang ramai diperbincangkan oleh media dan fans dari Manchester United.

Banyak diantara fans mereka yang sangat mendukung agar solskjaer dijadikan sebagai manajer permanen di Manchester United seperti Arsene Wenger bagi Arsenal dulunya. Namun di pihak kebalikannya, mereka masih berpendapat bahwa terlalu cepat bagi solskjaer untuk dinaikkan statusnya di kubu Manchester United.

Salah satunya adalah Neville yang merupakan pemain legenda dari Manchester United. Neville adalah teman satu tim dengan Solskjaer dulunya, dirinya berpendapat bahwa masih terlalu dini bagi manchester United untuk hal tersebut. Dirinya mengakui adanya perubahan dari segi performa pemain sejak Solskjaer menggantikan Jose. Hal tersebut dapat terlihat dari skor sampai dengan statistik pertandingan Manchester United akhir-akhir ini. Asal tahu saja, dalam 10 pertandingan MU terakhir bersama solskjaer, klub setan merah ini masih belum terkalahkan.

Pogba Tak Akan Kemana-mana

Saat dirinya memiliki kabar bahwa tidak akur dengan pelatih lamanya Jose Mourinho, Paul Pogba beredar sangat banyak rumor kepindahan dirinya ke klub besar lainnya. Di saat itu dirinya masih baru saja membawa pulang piala paling bergengsi dalam dunia sepakbola ke tanah airnya, Perancis.

Dengan skill yang sangat bagus sekaligus rumor jelek tentang dirinya dengan klub membuat dirinya dibidik. Sangat banyak klub besar lain dari berbagai liga membidik dirinya. Saat ini kembali dikabarkan bahwa Barcelona, Manchester City dan Juventus sedang mempertimbangkan untuk menerbangkan dirinya dari Manchester United.

Namun hal tersebut tampaknya akan berat untuk terjadi karena manajemen dari Manchester United telah membuat klubnya nyaman bagi Pogba. Sebelumnya tidak akur dengan pelatihnya Jose Mourinho membuat performa tim menjadi buruk. Pogba dikenal sebagai salah satu pemain yang dapat menularkan semangatnya kepada sesama tim.

Hal tersebut terlihat jelas dari videonya di kamar ganti saat dirinya bermain tim nasional Perancis di ajang piala dunia. Teman satu timnya tampak begitu bahagia dan bersemangat berkat kata-kata penyemangat dari Pogba ini. Karena dirinya juga tidak bersemangat saat berada pada kepelatihan Jose, maka tidak ada lagi penyemangat tim saat itu di Manchester United.

Karena diincar oleh banyaknya klub sepakbola lain, membuat Manajemen Manchester United sempat dilema. Apakah harus melepas Paul Pogba atau Jose Mourinho di saat-saat MU sedang dalam masa yang gelap. Namun mereka memilih mendepak salah satu pionir sepakbola terbaik Jose Mourinho agar Pogba akan nyaman untuk tetap tinggal di MU.

Hal tersebut ternyata berjalan dengan mulus, Pogba yang dulunya semakin lama semakin jarang diturunkan ke lapangan. Kini di bawah asuhan dari Ole Gunner, dirinya kembali selalu tampil sebagai bintang di lapangan untuk Manchester United. Dengan masa depan yang kembali cerah di Manchester United sepertinya mustahil bagi Pogba untuk berlabuh ke klub besar manapun lagi.

Ousmane Dembele, Si Cepat Dari Barcelona

Barcelona saat ini sedang menjadi topik hangat di Liga Spanyol karena rival abadinya Real Madrid kian di diragukan. Hal tersebut dikarenakan maestro Zinedine Zidane dan bintang Cristiano Ronaldo telah hengkang dari klub tersebut. Meski Lionel Messi semakin lama juga semakin menua, namun Barcelona ini masih punya pemain muda dan berbakat lainnya. Ousmane Dembele adalah salah satunya.

Ousmane Dembele saat ini masih berusia 21 tahun dan telah berada di tim inti dari Barcelona dengan posisi penyerang. Pemain berkebangsaan Perancis ini memang terkenal sering bolos dalam mengikuti latihannya. Namun perlu diketahui pemain ini memang sudah memiliki kelebihannya tersendiri. Ousmane memiliki kecepatan lari yang tergolong luar biasa cepat.

Sering bermain dengan pemain kelas Dunia seperti Lionel Messi, Coutinho, dan Suarez membuat dirinya cepat berkembang dalam karirnya. Selain karir, tentunya pengalaman bermain yang ia dapatkan pastinya luar biasa dari rekan luar biasanya. Intuisi dalam permainan dari Ousmane Dembele semakin lama semakin bagus. Hal tersebut dapat dengan jelas kita lihat dari statistik permainannya.

Sering berkolaborasi dengan Messi, Suarez dan Coutinho bukanlah hal yang mudah. Karena intuisi kekompakan sangat diperlukan untuk membangun serangan maupun membentuk formasi pertahanan di lini tengah lapangan. Nah, karena kecepatannya yang tinggi sering kali teman 1 tim di Barcelona sulit untuk mengejar posisi terbaik untuk menerima umpan kembali dari Ousmane. Hal tersebut diakui oleh Messi dan Suarez. Mereka berdua memang masih memiliki stamina yang prima namun tidak secepat Ousmane Dembele yang masih berusia sangat muda.

Liverpool Tidak Berhasil Menaklukan Leicester City

Pada Liga Inggris tahun 2018/2019 ini, Liverpool tampak sangat merajai ajang. Meski awalnya Manchester memimpin, namun berhasil dikejar dan ditinggal oleh Liverpool dengan skor lebih dari 1 pertandingan menang. Sampai putaran ke 23 ini, Liverpool tercatat hanya pernah kalah 1 kali dan seri 3 kali. Nah pada putaran ke-24 Liverpool bertanding dengan Leicester City dengan hasil seri kembali. Berikut ulasan singkat pertandingan Liverpool melawan Leicester dalam ajang Liga inggris 2018/2019 tersebut.

Pada pertandingan tersebut hanya terjadi 2 gol, dan 1 untuk masing-masing tim. Liverpool dengan gagah memulai pertandingan dan mencetak gol hanya pada detik ketiga yang dilancarkan oleh Sadio Mane. Masih di babak yang sama, Leicester juga berhasil membuahkan 1 gol. Namun Gol Leicester berada pada menit-menit terakhir babak pertama itu.

Banyak para pecinta sepakbola memprediksi pertandingan Liverpool dengan Leicester tersebut akan dimenangkan oleh Liverpool. Ditambah lagi Liverpool bertanding sebagai tuan rumah, para pecinta sepakbola memprediksi Liverpool bakal menang telak. Namun prediksi mereka tersebut salah karena Leicester dapat bertahan dengan baik pada babak kedua di saat skor kedua kesebelasan tersebut di posisi yang sama.

Banyak fans yang merasa kurang puas karena Liverpool tidak berhasil mengalahkan Leicester City pada pertandingan tersebut. Namun dilihat dari pola permainan, Liverpool memang tampak sudah sangat mendominasi pertandingan. Gebrakan demi gebrakan sudah dilancarkan oleh kesebelasan cap juara ini namun tidak menggeser kedudukan bak sedang kurang beruntung.